Loading...
Kabupaten Banyuwangi
081332445350

Berita

Mushofahah, Tradisi Santun Santri Usai Mutiara Pagi

19 Aug 2026

BANYUWANGI, Salsyaf.com – Rangkaian Program Mutiara Pagi di Pondok Pesantren Salafiyyah Syafi’iyyah Sukorejo, Bangorejo, Banyuwangi, tidak hanya diisi dengan khotmil Quran dan ngaji kitab kuning. Usai kegiatan, para santri melanjutkan dengan tradisi mushofahah atau bersalaman dengan guru dan sesama santri.

Pemandangan penuh kesantunan itu terlihat ketika para santri berbaris dan mengantri dengan tertib untuk bersalaman kepada para guru. Satu per satu santri maju, menyalami guru dengan penuh takzim sebelum kemudian melanjutkan aktivitasnya.

Tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter santri. Mushofahah tidak sekadar menjadi bentuk penghormatan kepada guru, tetapi juga sarana menanamkan nilai tawadhu, sopan santun, persaudaraan, serta penghargaan terhadap ilmu dan orang yang mengajarkannya.

Setelah bersalaman dengan guru, para santri juga saling berjabat tangan dengan teman-temannya. Suasana hangat dan penuh keakraban pun terasa di antara para santri. Senyum dan sapaan sederhana menjadi penutup kegiatan Mutiara Pagi sebelum mereka kembali mengikuti aktivitas pembelajaran.

Kebiasaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan di pesantren tidak berhenti pada penguasaan ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, santri dibiasakan untuk memiliki akhlak dan adab dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Mutiara Pagi yang ditutup dengan mushofahah, para santri diajak memulai hari dengan Al-Qur’an, ilmu, doa, sekaligus adab. Sebuah rutinitas sederhana yang diharapkan mampu membentuk pribadi santri yang berilmu, berakhlak, dan tetap menjunjung tinggi takzim kepada guru.