Loading...
Kabupaten Banyuwangi
081332445350

Berita

Silaturahim dan Temu Kangen Wali Santri Bersama Pengasuh, KH Zainal Arifin Hakim Sampaikan Pentingnya Doa dan Kasih Sayang Orang Tua kepada Anak

14 Oct 2026

Dalam rangka mempererat tali silaturahim antara wali santri dan pengasuh, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Bangorejo, Banyuwangi, menyelenggarakan kegiatan silaturahim bersama wali santri dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan pada Ahad, 11 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara wali santri dengan pengasuh, sekaligus menjadi sarana temu kangen bagi para wali santri. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih dekat dan harmonis antara pihak pesantren dan keluarga santri dalam mendukung pendidikan serta pembentukan akhlak para santri.


Dalam kesempatan tersebut, KH Zainal Arifin Hakim menyampaikan dawuh tentang pentingnya doa dan kasih sayang orang tua terhadap anak-anaknya. Beliau mengingatkan bahwa orang tua hendaknya senantiasa mendoakan anak-anaknya melalui doa batiniah, minimal lima kali dalam sehari, khususnya setelah menunaikan salat fardu.
Menurut dawuh beliau, doa orang tua merupakan salah satu bentuk ikhtiar batiniah yang sangat penting dalam mengiringi perjalanan hidup dan pendidikan anak. Oleh karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya memperhatikan kebutuhan lahiriah anak, tetapi juga senantiasa menguatkan mereka melalui doa yang tulus dan penuh harapan kepada Allah Swt.


Selain itu, beliau juga berpesan agar orang tua tidak mudah membenci anak ketika melakukan kesalahan. Setiap anak tentu memiliki proses dalam belajar, tumbuh, dan memperbaiki diri. Kesalahan yang dilakukan anak hendaknya disikapi dengan kesabaran, kasih sayang, serta nasihat yang baik agar mereka dapat memahami kekeliruannya dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Beliau juga mengingatkan bahwa kebencian dan kemarahan yang terus dipendam dapat membuat orang tua merasa lelah, mudah terbawa emosi, dan kehilangan ketenangan. Oleh sebab itu, orang tua perlu mengedepankan sikap bijaksana dalam menghadapi perilaku anak, tanpa mengabaikan pentingnya memberikan arahan dan pendidikan yang tepat.


Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa mendidik anak bukan hanya tentang memberikan teguran ketika mereka melakukan kesalahan, melainkan juga tentang mendampingi proses pertumbuhan mereka dengan doa, kesabaran, dan ketulusan hati. Kasih sayang yang disertai bimbingan yang baik diharapkan mampu menjadi kekuatan bagi anak dalam menjalani kehidupan, khususnya selama menempuh pendidikan di pesantren.


Melalui kegiatan silaturahim ini, diharapkan hubungan antara wali santri dan pengasuh semakin erat, sehingga tercipta sinergi yang baik dalam mendidik dan membimbing para santri. Komunikasi yang terjalin dengan baik antara keluarga dan pesantren menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan, penanaman nilai-nilai keislaman, serta pembentukan akhlakul karimah.


Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para wali santri untuk memperoleh nasihat dan penguatan spiritual dalam mendampingi putra-putri mereka. Dengan demikian, hubungan kekeluargaan antara wali santri dan pesantren dapat terus terjaga, dilandasi kepercayaan, kebersamaan, serta semangat untuk memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus.